Panduan Merajut Untuk Pemula
Mau belajar merajut tapi masih bingung ? ikuti langkah dibawah ini ya.
Crochet/Knitting, merajut terbagi menjadi dua cara yaitu crochet dan knitting. secara sederhana crochet menggunakan 1jarum sedangkan knitting menggunakan 2 jarum. lebih detail tentang perbedaan crochet dan knitting bahas di artikel ini. Sebagai pemula disarankan untuk belajar crochet dulu ya.. Karena lebih mudah dan gampang dipelajari bahkan buat pemula.
Memilih Benang dan Jarum (Hakpen), jika kamu memutuskan untuk memulai belajar tipe crochet, kamu harus tau, ukuran hakpen macam-macam. Untuk project awal sebaiknya pilih jarum (hakpen) ukuran agak besar, untuk memudahkan dan membiasakan tangan memegang jarum. Kami saranlan untuk memilih jarum ukuran 4mm. Benang pun jenisnya juga bermacam-macam pula.
1) Benang rajut, Dalam proses merajut benang adalah media utamanya. Ada banyak sekali benang yang dapat kita gunakan untuk merajut. Benang-benang ini memiliki berbagai macam warnadan tekstur yang menarik. Adapun beberapa contoh benang yang dapat kita gunakan untuk merajut dan merenda adalah sebagai berikut :
a). Benang Bulky : Benang ini memiliki tekstur yang lembut. Selain itu juga teksturnya agak berbulu. Benang ini pas dan cocok untuk dibuat topi, syal, scraft, ataupun tas.
b). Benang Athena : Benang ini terdiri dari komposisi material wool dan arylic. Benang ini juga bertekstur lembut. Pas sekali jika ingin kita gunakan untuk membuat syal dan topi.
c). Benang Katun : Benang jenis ini bertekstur padat. Sehingga cocok gunakan untuk membuat jenis rajutan apa saja
d). Benang Soft Katun : Benang jenis ini pas untuk membuat rajutan apa saja karena lebih halus dan memiliki warna yang lebih mengkilap daripada benang katun biasanya.
e). Benang Rayon : Benang ini memiliki kesan jatuh dan adem saat dipakai. Bertekstur halus dan lembut. Sehingga passekali digunakan membuat rajutan-rajutan yang wearable seperti rompi, baju, cardigan, syal, scraf, pashmina dan perlengkapan bayi.
f). Benang Polyester : Benang rajut ini terbuat dari 100% serat polyester. Benang ini memiliki daya serap rendah sehingga tidak menyerap keringat. Namun kuat, elastis, dan tidak mudah luntur. Jenis benang ini cocok untuk bahan merajut tas, dompet, taplak, bros, dsb selain produk wearable.
g). Benang Nylon : Benang nylon/nilon memiliki tekstur lebih keras serta mengkilap. Karena teksturnya keras atau kaku maka benang ini sangat pas digunakan untuk membuat tas ataupun dompet.
h). Benang Arcylic : Benang ini bukan merupakan benang yang dibuat serat alami. Namun banyak benang jenis ini memiliki banyak warna yang menarik.Benang jenis ini sering disebut dengan benang wool padahal benang arcylic berbeda dengan benang wool. Benang arcylic ini banyak diminati karena harganya yang terjangkau untuk para pemula yang ingin belajar merajut.
i). Benang Panda : Benang rajut ini sangat pad untuk membuat baju. Mulai dari baju bayi sampai baju orang dewasa
j). Benang Mabel : Diameternya kurang lebih sama seperti katun ICT biasa. Benang ini biasa cocok digunakan untuk membuat rajutan wearable seperti taplak, rompi, topi, dan syal. Baik knitting maupun crochet.
Latihan, diweb pasti sudah banyak diajarkan macam-macam tusuk dasar,crochet, dan macam-macam istilah tusuk awal knitting nah coba deh kalian latihan dulu tusuk-tusuk dasar tersebut.
Memilih Project, setelah kamu fasih dengan tusuk-tusuk dasar, pilihlah project dengan tusuk-tusuk dasar yang tidak terlalu besar dan pengerjaannya tidak terlalu rumit. Selanjutnya pilihlah project sederhana yang ingin kamu buat. Nah sekarang kamu sudah siap untuk memulai. Selamat merajut ya :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar